SELAMAT DATANG

SELAMAT DATANG

Rabu, 27 Oktober 2010

Jumat, 15 Oktober 2010

Anak Indonesia Harapan Masa Depan

Indonesia merupakan salah satu negara yang kaya di dunia. Merupakan negara agraris yang dilintasi garis khatulistiwa. Negara maritim yang juga surga wisata alam hingga boga. Dengan banyak pulau-pulau dan kebudayaan yang indah karena masyarakat yang majemuk.

Walaupun masih berstatus negara berkembang namun Indonesia sangat berpengaruh di dunia, negara yang strategis di antara lalu lintas perdagangngan internasional, negara dengan sejuta kebudayaan, dan negara dengan pesona keindahan alam yang apik.

Namun pemerintah Indonesia dan seluruh masyarakat yang mengelola negeri ini tidak dapat membangun Indonesia menjadi negara maju dengan waktu secepat mungkin. Karena walaupun sudah banyak gedung-gedung dan mal-mal berdiri di setiap kota besar di Indonesia namun seharusnya pemerintah berpikir karena kemajuan dilihat dari hasil yang kita perjuangkan baik barang maupun jasa atau bahkan anak bangsa sekalipun. Maka seharusnya kemajuan Indonesia dimulai dari sawah- sawah subur yang ditanami demi produksi padi, jagung, dsb. untuk masyarakat atau bahkan bisa diekspor. Bukan sawah yang diubah menjadi gedung atau mal mewah yang bisa tiba-tiba hancur karena gempa dan bencana alam lainnya.


Selain dimulai dari pertanian sebaiknya pemerintah membangun Indonesia dimulai dengan cara membentuk generasi muda / anak bangsanya menjadi sukses dengan pendidikan yang layak dan baik.

Walaupun kini Bantuan Operasional Siswa (BOS) telah diberikan kepada seluruh sekolah dari Sabang-Merauke, dari Miangas- Pulau Rote, dan biaya sekolah gratis dari SD sampai SMP, pada kenyatannnya masih banyak kisah anak bangsa yang pilu akan masalah pendidikan. Masih banyak anak dari kalangan keluarga kurang mampu yang belum bisa bersekolah karena masalah biaya pendidikan dan keterbatasan orang tua. Keluarga kurang mampu cenderung menginginkan anak-anak mereka bekerja sejak dini demi mendapat penghasilan untuk kehidupan, padahal anak-anak bangsa memiliki banyak harapan di masa depan karena hidup tidak hanya untuk hari ini. Dan walaupun pendidikan gratis namun buku, seragam, dan peralatan sekolah juga perlengkapannya juga harus dibeli oleh orang tua yang berpenghasilan rendah.

Selain dari kalangan masyarakat kurang mampu masalah pendidikan, ialah masalah yang sangat penting dan utama bagi kemajuan Indonesia. Masyarakat kaya atau kalangan menengah hingga atas pun memiliki persoalan atau hambatan untuk menyukseskan pendidikan di Indonesia. Permasalahan itu adalah sindikat narkoba yang membayang-bayangi anak bangsa untuk menjadi pecandunya hingga mati muda dan kehilangan masa depan. Sindikat narkoba ini disebabkan karena pertahanan dan keamanan Indonesia untuk mencegah terjadinya perusakan moral hingga wilayah NKRI yang lemah. Keamanan teknologi yang mudah diakses oleh anak-anak bangsa juga salah satu pengaruh kegagalan pendidikan Indonesia. Serta perdagangan seperti barang impor luar negeri yang tidak diatur dengan sangat baik seperti penjualan rokok merupakan awal terjerumusnya anak bangsa ke dalam lubang hitam hilangnya masa depan.


Bahkan tak jarang karena pendidikan gratis untuk sekolah tak urung membuat guru dan sekolah-sekolah yang tidak diberikan subsidi menjadi sangat komersil dan membeda-bedakan siswa dari anak orang kaya atau miskin dalam menentukan prestasi.

Dan tindakan guru-guru yang sewenang-wenang terhadap siswanya makin banyak walaupun bukan fisik tetapi bisa lewat perusakan hati dan mental melalui hukuman dan ancaman, hanya karena faktor guru menganggap siswa yang sekolah dengan membayar murah atau bahkan gratis sehingga tidak perlu terlalu diurusi dengan rasa kasih sayang.


Sebaiknya pemerintah mulai berbenah untuk membentuk generasi muda pembangun bangsa yang gemilang. Tidak cukup dari perhatian pada masalah utama seperti finansial tapi juga aspek penunjang seperti lingkungan anak bangsa dari mulai sekolah, guru hingga ke media masa. Karena walau tidak mudah sebaiknya pemerintah tidak menyerah. Karena Pendidikan merupakan masalah utama dari suatu bangsa yang menyangkut akan generasi penerus bangsa.

Banyak negeri yang kaya dan makmur tapi tidak memiliki banyak sumber daya alam, ini disebabkan negeri ini memprioritaskan membentuk Sumber Daya Manusia yang baik. Sebaiknya Indonesia membentuk anak bangsa yang unggul dengan sekuat tenaga dari Pemerintah bersama seluruh rakyat.



Rabu, 13 Oktober 2010

Cerpen 3

KEGELAPAN YANG MERAJALELA
Karya: Faiz Deja Ramadhan
Setelah kezaliman yang dilakukan oleh pemimpin negeri SMANSA merajalela, kini banyak lagi kezaliman yang muncul dari para Pejabat negeri SMANSA. Laksamana Jundi adalah salah satu pejabat di negeri SMANSA yang melakukan kezaliman kepada banyak remaja di negeri SMANSA bukan pelecehan namun tindakan dan ucapan yang sangat tidak pantas dibuat oleh seorang Pejabat.
Laksamana Jundi sangat kejam, beliau ialah orang yang selalu merasa benar, warga yang membenci dirinya ada ratusan hingga sumpah serapah dari mulut masyarakat pun keluar hanya untuknya. Hingga suatu hari aku menghadapi cobaan yaitu berupa hukuman konyol dari Laksamana Jundi.
Aku telat sama seperti Ratu ASP menghukumku dulu. Namun kini lebih parah, lebih konyol dan aneh. Hanya karena telat melapor kesalahan yang saya perbuat kepada Laksamana Jundi, Ia marah sekali hingga aku menjadi tahanan disaat sedang sakit lalu aku ditahan. Namun aku melanggar hukuman itu hingga akhirnya Ia tahu aku mengingkari hukumannya. Aku ingkar karena ingin belajar di negeri SMANSA namun kalau aku ditahan maka pembodohan kedua kali terhadap diriku akan terjadi lagi dan aku tidak mau itu terjadi.

Akhirnya saat Ia memarahi ku karena aku membohonginya Ia hampir memukulku dengan tangannya namun aku refleks menangkis pukulan itu lalu ia diam. Aku pun tahu semua kebusukan yang Ia perbuat kalau selama ini jika Ia dan putrinya telat datang ke Negeri SMANSA ia pasti menyembunyikan putrinya di kereta kudanya. Dan Ia pun selalu merasa benar akan ucapan dan perbuatannya karena jika ia dijatuhkan atau disalahkan para remaja SMANSA ia pasti menangkisnya tanpa rasa malu, ya ampun sungguh sangat dungu dia.
Yang membuatku bingung adalah mengapa masalah seorang penduduk SMANSA ditangani oleh seorang Pejabat yang menangani Program Negara, sungguh aneh katanya Negeri ini akan mendapatkan sertifikat manajemen yang baik tapi belum apa−apa sudah mengambil lahan pekerjaan orang lain buat diurusi. Walau begini untungnya masih banyak teman−teman ku yang peduli dan membelaku yaitu Pasukan A3 dan S.I.T yang kompak sungguh sangat bersyukur atas kepedulian mereka.
Akhirnya Ia menyuruh aku pulang karena memang aku sakit, Nyonya Lani salah satu pejabat terbaik negeri SMANSA pun menyuruh aku pulang dan meminta aku menelpon orang tuaku untuk menjemput aku yang sedang sakit. Lalu aku menunggu orang tuaku di Rumah Sakit SMANSA. Dan akhirnya aku pulang dengan perasaan kesal dan aku berharap PENJAJAHAN oleh orang zalim di negeri SMANSA cepat dihapuskan dengan datangnya seorang pembela kebenaran kalau bisa Raja SM datang dan mengambil alih kekuasaan di SMANSA lagi. Namun itu sangat mustahil, ya aku berharap saja siapapun itu mereka bisa memusnahkan Kezaliman di SMANSA baik orang lama yang telah berontak dari rezim kekuasaan Ratu ASP atau orang baru sebagai pembela kebenaran yang dinantikan. Siapapun itu ku harap ada PAHLAWAN yang bisa melenyapkan Ratu ASP dan Laksamana Jundi (dua angkara murka).

Sabtu, 09 Oktober 2010